Star Plus
| StarPlus | |
|---|---|
| Jenis | Saluran Televisi |
| Negara | India |
| Kantor pusat | Mumbai, Maharashtra, India |
| Bahasa | Bahasa Inggris (1991–2000) Bahasa Hindi (1996–sekarang) |
| Format gambar | 1080i HDTV (diturunkan ke letterboxed 576i/480i untuk siaran SDTV) Tersedia Siaran SD & HD |
| Pemilik | JioStar |
| Diluncurkan | 15 December 1991 |
| Digantikan oleh | Utsav Plus (Eropa) |
| Disney+ Hotstar | Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Kanada, Inggris Raya, Bangladesh, dan Singapura |
| Star Plus di JioHotstar |
StarPlus adalah saluran televisi berbayar hiburan umum berbahasa Hindi asal India yang dimiliki oleh JioStar, sebuah perusahaan patungan antara Reliance Industries, Viacom18, dan Disney India. Program-programnya terdiri dari drama keluarga, drama romantis, komedi, acara realitas, dan acara kriminal.[1]
Sejarah
[sunting | sunting sumber]StarPlus pertama kali diluncurkan pada 15 Desember 1991 dengan nama Star Entertainment. Saat itu, saluran ini merupakan saluran hiburan televisi berbahasa Inggris yang menyiarkan acara televisi internasional dari Amerika Serikat, Inggris Raya, Australia, dan Selandia Baru, dengan Zee TV sebagai mitra berbahasa Hindi.[2]
Pada 21 Februari 1992, saluran ini berganti nama menjadi StarPlus.[1] Perubahan nama ini juga berlaku di negara-negara lain mulai 1 Juli 1992.
Setelah Star mengakhiri kerja samanya dengan Zee TV pada 30 Juni 2000, StarPlus berubah sepenuhnya menjadi saluran berbahasa Hindi mulai keesokan harinya, 1 Juli 2000 (dari April 1996 hingga Juni 2000, StarPlus merupakan saluran dua bahasa yang menyiarkan program dalam bahasa Hindi dan Inggris),[3] sementara Star World menjadi saluran berbahasa Inggris milik jaringan tersebut.[4] CEO perusahaan Sameer Nair dan kepala pemrograman Tarun Katial memperkenalkan sejumlah acara baru yang membantu memantapkan posisi saluran ini sebagai pengaruh besar dalam penyiaran televisi berbahasa Hindi.[5][6][7]
Saluran ini diluncurkan di Amerika Serikat pada November 2004.[8]
Siaran definisi tinggi (HD) saluran ini diluncurkan pada 15 April 2011.[9]
StarPlus HD direncanakan akan diluncurkan di Inggris Raya dan Irlandia pada akhir 2011,[10] namun peluncurannya tertunda hingga 5 Juli 2012.[11]
Pada 6 Oktober 2017, Saluran ATN di Kanada kehilangan hak siar program Star, dan penonton diarahkan ke layanan streaming baru Hotstar yang baru saja diluncurkan di pasar Kanada.[12]
Pada 4 Januari 2019, Star juga menghentikan saluran linearnya di Amerika Serikat demi beralih ke Hotstar.[13] Pada 14 September 2023, Dish Network dan Sling TV kembali meluncurkan Star Plus beserta saluran-saluran Disney Star lainnya di Amerika Serikat.[14]
Perubahan Merek
[sunting | sunting sumber]Pada 14 Juni 2010, StarPlus melakukan perubahan merek disertai pergantian logo dari kotak biru menjadi bintang merah rubi dengan tagline "Rishta Wahi, Soch Nayi" (Hubungan yang Sama, Pemikiran Baru).[15] Lagu tema baru tersebut dikomposisi oleh Shankar–Ehsaan–Loy dan dinyanyikan oleh Shreya Ghoshal.[16]
Pada 7 November 2016, StarPlus kembali melakukan perubahan merek dengan tagline "Nayi Soch" (Pemikiran Baru).[17]
Pada 27 Mei 2018, StarPlus kembali melakukan perubahan merek dengan logo bintang kristal merah bergaris emas, disertai tagline "Rishta Wahi, Baat Nayi" (Hubungan yang Sama, Obrolan Baru), serta lagu tema baru yang dikomposisi oleh A. R. Rahman.[18]
Pada 30 Desember 2020, Disney mengumumkan bahwa merek Star di Belanda akan diganti menjadi Utsav mulai 22 Januari 2021. Pada tanggal tersebut, StarPlus resmi berganti nama menjadi Utsav Plus di Inggris dan Eropa.[19][20]
Penerimaan
[sunting | sunting sumber]Pada tahun 2000, StarPlus berada di posisi ketiga dalam hal pendapatan dan jumlah penonton, di belakang Zee TV dan Sony Entertainment Television, dan belum ada satupun serialnya yang masuk 10 besar.[21] Dengan diluncurkannya versi Hindi dari Who Wants to Be a Millionaire?, yaitu Kaun Banega Crorepati yang dibawakan oleh Amitabh Bachchan, program ini langsung menjadi fenomena besar dan menduduki peringkat pertama pada tahun 2000. Tak lama kemudian, serial produksi Ekta Kapoor, Kyunki Saas Bhi Kabhi Bahu Thi, tayang pada hari yang sama dan menjadi acara paling banyak ditonton kedua di tahun 2000. Serial ini kemudian menggeser KBC ke posisi teratas setelah tahun baru dan bertahan di sana selama 6 tahun, sementara StarPlus pun menjadi saluran paling banyak ditonton.[21][22][23] Selanjutnya hadir Kahaani Ghar Ghar Kii pada Oktober 2000, lalu Kasautii Zindagi Kay setahun kemudian, dan berbagai serial lain produksi Balaji Telefilms yang membuat StarPlus meraih jumlah penonton tertinggi dan bertahan di posisi nomor satu.[24][25] Sebagian besar serial (80–90%) yang tayang di saluran ini pada masa itu diproduksi oleh Balaji Telefilms.[26] Saat itu, 70% pendapatan rumah produksi tersebut bersumber dari Star.[24] Setelah tahun 2006, acara-acara unggulan mereka mulai mengalami penurunan penonton dan satu per satu dihentikan oleh saluran tersebut.[27][28] Kemudian Sapna Babul Ka... Bidaai menjadi serial Hindi GEC pertama yang menggeser Kyunki Saas Bhi Kabhi Bahu Thi dari puncak peringkat, dengan meraih 5,28 TVR pada pekan pertama Januari 2008.[butuh rujukan] Hingga Maret 2008, serial ini keluar-masuk daftar 10 besar.[29] Pada Maret 2008, serial ini meraih 6 TVR untuk alur cerita pernikahan tokoh Sadhana dan Alekh. Sejak April 2008 hingga September 2008, serial ini secara konsisten menjadi serial nomor satu, kecuali dua kali pada Juni 2008 ketika sempat tergeser oleh Kyunki Saas Bhi Kabhi Bahu Thi dan Star Parivaar Awards.[29] Pada pekan 5–11 Oktober 2008, serial ini menjadi yang paling banyak ditonton kedua setelah Balika Vadhu dengan 6 TVR.[30] Rating tertingginya sepanjang tahun tersebut adalah 8,8 TVR untuk sekuen Taj Mahotsav pada Oktober 2008.[31] Secara keseluruhan pada November 2008, serial ini menjadi serial Hindi paling banyak ditonton kedua dengan rata-rata antara 5 dan 6 TVR.[32] Namun, sepanjang 2008, muncul perselisihan antara Star India dan Balaji akibat penghentian serial-serial mereka karena penurunan rating, pembatalan usaha patungan untuk konten regional di India Selatan, sehingga kesepakatan Balaji untuk membeli saham Star pun batal.[33][34] Keduanya sempat mengalami kemunduran setelahnya.[35] Namun dua tahun kemudian keduanya berdamai, dan Tere Liye menjadi serial pertama hasil kolaborasi mereka pada 2010.[36][37] Di tengah sedikit penurunan penonton pada akhir dekade 2000-an, posisi nomor satu yang telah dipegang StarPlus selama sembilan tahun berturut-turut akhirnya direbut oleh saluran saingannya, Colors TV, pada April 2009 — untuk pertama kalinya mendorong StarPlus ke posisi kedua.[38][39][40] Pada pekan terakhir Mei 2009, StarPlus untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun juga dikalahkan oleh Zee TV dan terdepak ke posisi ketiga, dengan hanya Yeh Rishta Kya Kehlata Hai yang masih mempertahankan ratingnya di antara daftar 10 besar.[41] Setelah Yeh Rishta Kya Kehlata Hai berhasil mempertahankan ratingnya di 10 besar, beberapa serial lain seperti Saath Nibhaana Saathiya, Diya Aur Baati Hum, Iss Pyaar Ko Kya Naam Doon?, Yeh Hai Mohabbatein, dan Mann Kee Awaaz Pratigya turut membantu StarPlus kembali masuk ke jajaran 10 besar.[1]
Pada pekan ke-12 tahun 2020, StarPlus sempat turun ke posisi kelima di antara saluran Hindi GEC dan posisi keenam secara keseluruhan di India. Pekan berikutnya, saluran ini bahkan tidak masuk dalam sepuluh besar saluran India akibat pandemi COVID-19 yang menyebabkan penghentian produksi dan siaran episode baru, sehingga saluran ini hanya menayangkan ulangan.[42][43]
Pasca lockdown pertama pada 2020, deretan acara baru seperti Anupamaa, Ghum Hai Kisikey Pyaar Meiin,[44] Saath Nibhaana Saathiya 2,[45] Imlie[46], dan Pandya Store[47] berhasil membantu StarPlus kembali ke posisi teratasnya.[48][49]
Program
[sunting | sunting sumber]Mulai 2 Oktober 2022, StarPlus memperluas jam tayang program fiksinya menjadi tujuh hari seminggu.[50] Sejak saat itu, semua acara tayang setiap hari.[51]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 "Deskripsi tentang Saluran Star Plus". Times Of India.
- ↑ Flegg, Michael (10 September 2001). "India's Star TV Leaps to Top Spot Due to Game Shows, Soap Operas". The Wall Street Journal. Diarsipkan dari asli tanggal 19 September 2001.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "See Change". The Week.
- ↑ "Zee: Life after Star, and vice-versa". Equity Master.
- ↑ "Sameer Nair: The creative strategist". Live Mint.
- ↑ "There and back again: Subhash Chandra and the Zee TV story". Live Mint.
- ↑ "History Star Plus Global". Star Plus Global. Diarsipkan dari asli tanggal 27 September 2020. Diakses tanggal 6 Juli 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "YuppTV Launches Star Plus and Life OK Channels in USA". Business Wire.
- ↑ "Star TV India Launches Five HD Channels". Hollywood Reporter.
- ↑ Star Plus UK to launch HD Channel – http://media247.co.uk/bizasia/newsarchive/2011/02/exclusive_star_5.php
- ↑ Star Plus HD UK date confirmed – http://www.media247.co.uk/bizasia/star-plus-hd-to-launch-in-july-in-uk Diarsipkan 5 June 2016 di Wayback Machine.
- ↑ "&TV replace Star Plus to be part of the ATN HD channel". Asian Television.
- ↑ Baddhan, Raj (7 Desember 2018). "Star TV to shutdown television operations in USA". BizAsia. Diakses tanggal 11 Agustus 2019.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "MyDISH". my.dish.com. Diakses tanggal 2 Oktober 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Star Plus to sport new logo, tagline in battle for top slot". Live Mint.
- ↑ "STAR Plus undergoes revamp, with a new logo and a new brand promise". www.afaqs.com (dalam bahasa Inggris). 14 Juni 2010. Diakses tanggal 12 November 2024.
The creative team behind the new look includes Piyush Pandey, executive chairperson and creative director, Ogilvy South Asia; music composers, Shankar, Ehsaan and Loy; and singer Shreya Ghoshal, who have worked on the new signature tune.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "How an ad campaign 'challenged stereotypes' and affected a 'cultural shift'". Business Standard.
- ↑ "Alia Bhatt becomes fresh face of Star Plus new look". The Indian Express.
- ↑ "Disney Renaming Star Channels In The Netherlands | What's On Disney Plus". 30 Desember 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Exclusive: First look at Star TV's new Utsav TV branding". 11 Januari 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Kaun Banega Crorepati mesmerises people as Star TV bets Rs 75 crore on Amitabh Bachchan". India Today. 30 November 1999.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bhushan, Nyay (4 November 2008). "Court ends run of India's top soap". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Januari 2021. Diakses tanggal 2 September 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Sinha, Ashish (20 Januari 2013). "Sony does a Star Plus". Business Standard India. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Oktober 2021. Diakses tanggal 2 September 2021.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Star likely to divest its 25.9% stake in Balaji Telefilms". Live Mint. 6 Juni 2008.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Sony does a Star Plus". Business Standard.
- ↑ "STAR, Balaji rediscover their love". Business Standard.
- ↑ "With falling TRPs, channel share, pricey actors, entertainment television faces the heat". India Today. 6 Juni 2005.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Star India sells 26% stake in Balaji Telefilms for 108 crore". Live Mint. 5 Agustus 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Bidaai: STAR Plus' winning card". Afaqs. 12 Januari 2009.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Are new channels threatening old players?". Daily News and Analysis.
- ↑ "Fragmentation impacts TV's cost effectiveness". Live Mint.
- ↑ "TV toppers". The Telegraph.
- ↑ "Balaji, Star TV at war!". Rediff.
- ↑ "Star, Balaji have finally parted ways". Live Mint. 4 Agustus 2008.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Balaji Telefilms falls 13% Star unit terminates TV serial". The Economic Times. 20 Oktober 2008.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "The return of Ekta". Fortune India. 8 November 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "The latest offering from TV's soap queen". Rediff.
- ↑ "Colors beats Star Plus with highest viewership". Live Mint. 16 April 2009.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Star attraction". The Financial Express. Juni 2010.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Success Strategy| Colors: making a mark with content". Live Mint. 10 Maret 2009.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Zee overtakes Star first time in 10 years". Live Mint. 3 Juni 2009.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "BARC week 12: colors grabs second position on pay platform and urban market". Indian Television dot com. 4 April 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Ramayan Re-Telecasting Helps Doordarshan To Claim Top Spot In Trp". The Times of India.
- ↑ "TV Rating War: Anupamaa gets tough fight from Ghum Hai Kisikey Pyaar Meiin". India Today (dalam bahasa Inggris).
- ↑ "Saath Nibhana Saathiya 2 debuts at No. 3 on TRP chart". The Indian Express (dalam bahasa Inggris). 31 Oktober 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "TV Rating War sees new show Imlie and Ekta Kapoor's Yeh Hai Chahatein enter Top 5". India Today (dalam bahasa Inggris).
- ↑ "TRP Race: After Udaariyaan, Pandya Store is the New Entry in Top 5". News18 (dalam bahasa Inggris). 16 Oktober 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Rupali Ganguly Starrer Anupamaa's Team Celebrates as Show Tops Ratings for Over Two Years". Zee News (dalam bahasa Inggris).
- ↑ "TRP Race: Rupali Ganguly's Anupamaa Breaks its Own Record of 4 Million Viewership". News18 (dalam bahasa Inggris). 13 November 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Trivedi, Tanvi. "Shooting 7 days in a week will be exhausting not only for actors, but even technicians: Gaurav Mukesh - Times of India". The Times of India (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 31 Oktober 2022.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Service, Tribune News. "Star Plus extends fiction shows to seven days a week". Tribuneindia News Service (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 31 Oktober 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)