Hidupan liar

Hidupan liar meliputi semua tanaman, hewan dan organisme lain yang tidak didomestikasi. Domestikasi spesies tanaman dan hewan liar untuk keuntungan manusia telah banyak terjadi di seluruh dunia, dan memiliki dampak besar terhadap lingkungan, positif maupun negatif.
Hidupan liar dapat ditemukan di semua ekosistem. Gurun, hutan hujan, dataran, dan daerah lain—termasuk perkotaan—semuanya memiliki bentuk hidupan liar yang berbeda. Sementara sebutan dalam budaya masyarakat merujuk pada hewan yang tak tersentuh oleh faktor-faktor manusia, banyak ilmuwan setuju bahwa hidupan liar di seluruh dunia telah terkena dampak aktivitas manusia.
Secara historis, manusia berusaha memisahkan peradaban dari hidupan liar dalam berbagai cara, termasuk secara legal, sosial, dan moral. Hal ini menjadi alasan dalam perdebatan sepanjang sejarah. Agama sering menyatakan hewan-hewan tertentu disucikan, dan dalam era modern, kesadaran terhadap lingkungan alami telah memaksa aktivis untuk memrotes eksploitasi hidupan liar untuk keuntungan manusia atau hiburan. Karya sastra juga menyatakan pemisahan manusia tradisional dari hidupan liar.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]| Cari tahu mengenai Hidupan liar pada proyek-proyek Wikimedia lainnya: | |
| Definisi dan terjemahan dari Wiktionary | |
| Gambar dan media dari Commons | |
| Berita dari Wikinews | |
| Kutipan dari Wikiquote | |
| Teks sumber dari Wikisource | |
| Buku dari Wikibuku |