Fernand Braudel
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | (fr) Fernand Paul Achille Braudel 24 Agustus 1902 Luméville-en-Ornois |
| Kematian | 27 November 1985 Cluses |
| Tempat pemakaman | Pemakaman Père-Lachaise, Makam 32 earth |
| 16 Seat 15 of the Académie française (en) | |
| 14 Juni 1984 – 27 November 1985 ← André Chamson (en) | |
| Data pribadi | |
| Pendidikan | Sorbonne Universitas Paris Lycée Voltaire (en) |
| Kegiatan | |
| Penasihat doktoral | Georges Pagès (en) |
| Spesialisasi | Sejarah |
| Pekerjaan | sejarawan, dosen |
| Bekerja di | Collège de France, profesor (1950–1972) Universitas São Paulo (1934–1937) University of Algiers 1 (en) École pratique des hautes études Sorbonne Universitas Paris Institut Ilmu Politik Paris École des hautes études en sciences sociales Ahmed Reda Houhou High School (en) |
| Tertarik dengan | Periode modern awal |
| Aliran | Aliran Annales |
| Murid dari | Henri Hauser dan Francois Victor Alphonse Aulard |
| Konflik | Perang Dunia II |
| Karya kreatif | |
Karya terkenal | |
| Keluarga | |
| Pasangan nikah | Paule Braudel (1933–1985) |
Penghargaan | |
Fernand Braudel lahir pada tahun 1902 di Prancis, di sebuah desa kecil, yaitu Lumeville-en-Ornois.[1] Saat berusia 20 tahun ia menjadi seorang agrege dalam bidang sejarah.[1] Saat mengajar pada sebuah sekolah menengah di Aljazair dari tahun 1923 hingga 1925, ia menemukan masalah Laut Tengah.[1] Hal ini merupakan bidang penelitian utamanya yang paling terkenal, The Mediterranean and Mediterranean World in the Age of Philip II.[2]
Pada tahun 1925, Braudel menyelesaikan dinas militernya di Rhineland dan kemudian kembali ke Aljazair sampai tahun 1932.[1] Ia menghabiskan waktunya untuk mengumpulkan bahan-bahan doctorat d'etat nya tentang masalah wilayah Laut Tengah.[1] Dari tahun 1932 sampai 1935, ia mengajar di Lycee, Pasteur, Condorcet.[1] Setelah itu ia pindah ke Sao Paulo, Brasil, selama tiga tahun.[1] Selama di Brasil, ia mengembangkan konsepnya tentang waktu yang jamak.[1] Suatu konsep yang sebagian dibangkitkan oleh oleh pengertian tentang longue duree (rentang waktu yang panjang).[1]
Braudel juga mendirikan jurnal sejarah, Annales.[1] Bagi Braudel, sejarah merupakan akibat yang berlangsung perlahan dan tidak segera terasakan dari pengaruh ruang, waktu, dan iklim, serta teknologi dan tindakan manusia pada waktu yang lampau.[1]
Referensi
[sunting | sunting sumber]